Kenali Ciri-Ciri Orang Berbohong Hanya Dalam 5 Detik Pertama


Mendeteksi suatu kebohongan memang gampang-gampang susah karena biasanya orang yang berbohong sangat pinter untuk menyembunyikan kebohongannya. Pasti kita akan merasa kesal jika kita mengetahui kalau kita dibohongi oleh seseorang, oleh karena itu sangat penting buat kamu untuk mengetahui bagaimana ciri-ciri orang yang sedang berbohong.

”Tahukah Anda bahwa rata-rata orang berbohong 3 kali dalam waktu 10 menit setelah bertemu seseorang yang baru?”

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh University of Massachusetts, 60% orang dewasa di Amerika tidak dapat berbicara selama sepuluh menit berturut-turut tanpa berbohong, setidaknya satu kali dan biasanya untuk membuat hidup mereka lebih mudah.

Bagi orang awam mungkin agak susah untuk membedakan orang yang berbohong atau orang yang jujur, hal ini disebabkan karena tidak memahami atau belum mempelajari bagaimana ciri-ciri seseorang yang berbohong.

Berbagai alasan seseorang mengapa melakukan kebohongan, ada yang berbohong demi memperbaiki keadaan (berbohong demi kebaikan). Tapi yang lebih parah jika seseorang berbohong dengan tujuan yang tidak baik atau menipu. Nah, hal ini yang perlu kamu waspadai. Tapi meskipun berbohong demi kebaikan, tetap saja berbohong adalah sesuatu yang tidak baik.

Baca Juga : Cara Efektif Mengatasi Stres

Berikut beberapa ciri-ciri orang yang berbohong yang dapat kamu kenali hanya dalam 5 detik pertama percakapan. Jika kamu mendapatkan 2 saja ciri-ciri seperti dibawah ini, maka bisa dipastikan kalau orang tersebut sedang berbohong.

1. Berbicara Terlalu Banyak
Pembohong sering berbicara terlalu banyak dengan tujuan agar terlihat lebih meyakinkan. Jika kamu menemukan orang seperti ini, berikan pertanyaan kepadanya mengenai apa yang sedang dia bicarakan dan usahakan pertanyaan yang agak susah atau sedikit lari dari topik. Jika dia tidak mampu menjawab pertanyaan kamu maka kemungkinan besar orang tersebut sedang berbohong atau mengarang cerita.

2. Gerakan Tubuh Yang Gelisah
Pembohong biasanya menunjukkan gerak-gerik tubuh yang gelisah. Bila dia sedang menyembunyikan kebenaran pembohong cenderung menggosok-gosok kaki atau menyilangkannya. Menyilangkan lengan juga sering dilakukan oleh pembohong, hal itu bisa didefinisikan sebagai cara pembohong untuk melindungi diri atau membuat dirinya nyaman. Itulah sebabnya mengapa agen CIA selalu menempatkan tersangka di kursi putar saat diinterogasi, agar mudah memahami gerakan tubuh tersangka tersebut.

Baca Juga : Cara Mengajarkan Sikecil Tentang Rasa Hormat

3. Menyentuh Bagian Tubuh Tertentu
Jika kita sedang berbohong atau menyembunyikan suatu kebenaran, sebenarnya kita mengalami grogi atau bisa gemetar. Hal ini disebabkan karena disaat sedang berbohong darah menjauh dari telinga, hidung dan tangan sehingga menjadi dingin. Oleh karena itu, biasanya pembohong cenderung menggaruk atau menyentuh ketiga bagian tubuh tersebut (hidung, telinga, dan tangan).

4. Senyum Yang Dibuat-buat (palsu)
Meskipun seseorang mampu menyembunyikan emosi tertentu tetapi memalsukan sebuah senyuman merupakan hal yang sangat sulit. Senyuman yang asli akan menggerakkan semua otot wajah, sementara senyuman palsu hanya akan menggerakkan bagian bawah wajah saja. Pembohong akan memberikan kamu senyuman palsu karena dia menyembunyikan kebenaran.

5. Tatapan Mata Yang Tidak Tenang
Jika kita melakukan kesalahan atau merasa bersalah terhadap seseorang, maka otomatis kita tidak berani menatap matanya. Pembohong cenderung akan melakukan hal sebaliknya untuk meyakinkan kamu atas kebohongannya. Pembohong tidak akan menghindari kontak mata, hanya saja tatapan matanya tidak tenang atau sering berkedip. Itu merupakan reaksi stres fisiologis karena seseorang yang melakukan kebohongan akan merasa tidak nyaman.

Itulah beberapa ciri-ciri orang berbohong yang dapat kamu ketahui hanya dalam 5 detik pertama percakapan. Jika kamu melihat 2 atau lebih ciri-ciri diatas, maka kamu wajib mencurigai orang tersebut sedang berbohong. Namun harus santai untuk membuktikan kebohongannya, kalau perlu perlakukan dia senyaman mungkin dan hindari tuduhan terlebih dahulu.


Saran lainnya