Lebih Mengenal Apa itu Google dan Cara Kerjanya Sebagai Mesin Pencari

Apa itu Google? fispol.com – Mari kita mengetahui lebih banyak tentang apa itu google yang sebenarnya dan bagaimana dia bekerja sebagai mesin pencari, tentunya yang terbaik saat ini, bukan? Google adalah sebuah brand dari Google.Inc dimana mereka memiliki berbagai produk bermanfaat dalam dunia internet, mesin pencari situs adalah salah satunya, selain itu masih adalagi seperti layanan surat elektronik Gmail (baca: Cara membuat email), google drive, Google apps, dan masih banyak lagi. Tapi disini kita akan berfokus pada mesin pencarinya saja terlebih dahulu, menggali sejarah, pendiri dan perkembangannya hingga kini telah menjadi yang terbesar bahkan terbaik di alam semesta.

 

Halaman depan : Mesin Pencari Google (Indonesia)

Google.inc adalah perusahaan digital yang gencar mengakuisisi startup-startup yang berpotensi. sebagai contoh kecil saja yaitu sistem operasi Android, Platform video Youtube, Platform blog Blogger, Google Maps dan juga Google Earth.

Sejarah Mesin Pencari Google

Tahun 1997 Mesin pencari Google memamsuki pasar kategori penyediaan layanan pencarian diinternet dan memulai bersaing dengan layanan terkanal lain seperti Yahoo, dan Altavista. Google kini telah berhasil untuk menjadi mesin pencari terbesar didunia dan pantas untuk diperhitungkan.

Disana-sini sudah kerap kita mendengar informasi menarik tentang Google sebagai mesin pencari. Ada beberapa fakta-fakta unik yang harus kita diketahui tentang google agar dapat mengenal lebih dalam dengan lmesin pencari raksasa ini.

Benarkah nama “Google” berasal dari sebuah “kecelakaan”?

Pada tahun 1996, Larry Page dan Sergey Brin memulai proyek Google dan disanalah awal mula sejarah mesin pencari ini. 2 founder google ini yang juga merupakan mahasiswa pascasarjana di Stanford University itu berkolaborasi mengembangkan mesin pencari bernama BackRub, yang dioperasikan menggunakan server di kampus mereka.

Selanjutnya Pada tahun 1997, kedua founder Google tersebut mengganti nama BackRub menjadi Googol. Sedangkan  “Googol” sendiri merupakan sebuah istilah matematika untuk angka 1 yang diikuti oleh 100 angka nol. Nama tersebut yang menjelaskan misi Google sebagai gudang informasi tanpa batas di dunia internet.

Bagaimana kemudian Googol bisa menjadi Google yang sekarang kita kenal? Menurut kisahnya ini adalah karena para investor yang pada saat itu mendukung proyek mesin pencari ini telah salah mengeja nama Googol menjadi Google, dan telanjur menuliskannya dalam cek. Hal itu membuat pendiri yaitu larry dan sergey pada akhirnya memutuskan untuk menggunakan nama Google untuk mesin pencari proyek mereka tersebut.

Prestasi luar biasa dituai pada tahun-tahun kemudian, dimana pad tahun 2012, Google telah menemukan URL unik di website internet lebih dari 30 triliun.

Jika kita perhatikan, beranda atau homepage Mesin pencari Google tampil bersih sejak kali pertama beroperasi karena dulu kedua pendirinya tidak menguasai HTML. Page dan Brin juga menginginkan mesin pencari dengan antarmuka yang ringkas. Karena itu, pencarian melalui Google dibuat sederhana. Pengguna cukup menekan tombol Enter setelah memasukkan kata kunci pencariannya.

Hingga kini, tampilan halaman depan Google yang bersih, hanya menampilkan logo dan kotak pencarian, tetap dipertahankan.

Cara Kerja Mesin Pencari Google

Beberapa saat lalu, Mesin pencari Google telah menerbitkan sebuah situs baru berjudul “Bagaimana Mesin Pencari bekerja“. Kita bisa mengakses situs ini pada alamat “www.google.com/search/howsearchworks“, untuk lebih memahami bagaimana proses kerja dari layanan pencarian Google Search di internet. Berikut ini adalah gambaran singkat mengenai bagaimana mesin pencari google tersebut bekerja.

Untuk permintaan tipikal, ada sebanyak ribuan bahkan hingga jutaan halaman web yang memiliki informasi yang berpotensi relevan. Sehingga, jika anda bertanya-tanya mengenai bagaimana Google mencari tahu apa yang harus ditunjukkan di hasil pencarian Anda? Nah, prosesnya telah dimulai bahkan sebelum Anda mengetikkan teks pada kotak pencarian Anda.

Google Merayap dan Mengindeks

Google menggunakan perayap web untuk mengatur informasi dari halaman web dan konten lain yang tersedia untuk umum di indeks Penelusuran. Sebelum mencari, perayap situs web (mesin pencari google) mengumpulkan informasi dari ratusan miliar halaman website yang ada di seluruh internet dan mengaturnya di indeks Penelusuran.

Mesin Pencari Google Merayap dan Mengindeks

Cara Mesin Pencari Google Menemukan Informasi

Website di internet itu seperti perpustakaan yang selalu berkembang dari waktu ke waktu dengan milyaran buku dan tidak memiliki sistem pengarsipan terpusat. Mesin pencari Google menggunakan perangkat lunak yang dikenal sebagai perayap web (Website Crawler) untuk menemukan halaman website yang tersedia untuk umum. Perayap melihat halaman web relevan dan mengikuti tautan di halaman tersebut, sama seperti jika Anda melihat konten di sebuah jalaman website pada umumnya. Mesin pencari google beralih dari tautan ke tautan dan membawa data tentang laman web tersebut kembali ke server Google.

Proses perayapan dimulai dengan daftar alamat web dari penjelajahan dan peta situs masa lalu (Arsip) yang disediakan oleh pemilik situs web. Saat mesin perayap google mengunjungi situs web ini, mereka menggunakan tautan di situs tersebut untuk menemukan laman lain. Perangkat lunak ini akan memberi perhatian khusus pada situs baru, perubahan pada situs yang ada dan tautan mati. Program komputer menentukan situs mana yang akan dirayapi, seberapa sering dan berapa banyak halaman yang akan diambil dari setiap situs.

Video Tentang Bagaimana Cara Kerja Mesin Pencari Google:

Mesin Pencari Google Bekerjasama dengan Pemilik Situs

Bagi pemilik situs yang ingin dirayap oleh mesin pencari mereka, Google menawarkan alat webmaster untuk memberi pemilik situs pilihan terperinci tentang bagaimana Google merayapi situs mereka: mereka dapat memberikan petunjuk terperinci tentang cara memproses halaman di situs mereka, dapat meminta rayapan ulang atau dapat memilih untuk tidak merayap sama sekali menggunakan file yang disebut ” robots.txt “. Google tidak pernah menerima pembayaran untuk merayapi situs karna google menyediakan alat yang sama ke semua situs web untuk memastikan hasil terbaik bagi pengguna mereka.

Mengelola dan Menampilkan informasi Kepada Semua orang

Saat perayap menemukan halaman web, sistem Mesin Pencari Google akan menampilkan konten halaman situs misalnya saat pengguna menggunakan peramban web (Chrome). Google search akan mencatat sinyal kunci, dari kata kunci hingga kesegaran situs web dan terus melacak semuanya di indeks Pencarian.

Saat ini, Indeks Google Penelusuran berisi ratusan miliar informasi dari halaman web dan memiliki ukuran lebih dari 100.000.000 gigabyte. Ini seperti indeks atau daftar isi di pada sebuah buku dengan entri untuk setiap kata yang terlihat di setiap halaman web yang diindeks. Saat mesin pencari mengindeks sebuah halaman website, google menambahkannya ke entri termasuk semua informasi yang terdapat dari situs web tersebut.

Google juga melakukan pencocokan kata kunci untuk lebih memahami orang, tempat, dan hal-hal yang Anda minati. Untuk melakukan ini, mesin pencari tidak hanya mengatur informasi tentang halaman web tapi juga jenis informasi lainnya. Saat ini, Google Penelusuran dapat membantu Anda mencari teks dari jutaan buku dari perpustakaan utama , menemukan waktu perjalanan dari agen transit publik setempat , atau membantu Anda menavigasi data dari sumber publik seperti Bank Dunia.

Algoritma pencarian

Nah pertanyaannya adalah bagaimana dengan algoritma google penelusuran? Nah kita lihat atau melakukan pencarian, karna banyaknya hasil pencarian akan menyebabkan terjadinya persaingan dan kita sebut sebagai peringkat pada halaman mesin pencari google. Sistem peringkat Google memilah ratusan miliaran halaman web dalam indeks Pencarian untuk memberi Anda hasil yang berguna dan relevan dalam sepersekian detik.

Baca juga; Cara mempercepat koneksi internet Samartphone

Sistem peringkat ini terdiri dari serangkaian algoritma yang menganalisis apa yang Anda cari dan informasi apa yang akan anda dapatkan dari mesin pencari Google. Kini, Google telah mengembangkan Mesin Penelusuran mereka agar lebih bermanfaat, yaitu menyempurnakan algoritma untuk menilai penelusuran dan hasil dengan lebih terperinci agar layanan bekerja lebih baik untuk pengguna.

Berikut adalah beberapa cara Google Penelusuran menggunakan algoritma Penelusuran untuk menampilkan informasi bermanfaat dari berbagai website:

  1. Menganalisis kata-kata
  2. Mencocokkan pencarian
  3. Peringkat halaman web
  4. Menimbang konteks
  5. Menampilkan hasil terbaik
Google menampilkan hasil penelusuran terbaik

Sebelum Mesin pecari google menampilkan hasil penelusuran kepada Anda, terlebih dahulu google mengevaluasi bagaimana semua informasi yang relevan sesuai untuk ditapilkan.

Termasuk diantaranya: apakah hanya ada satu topik di antara hasil pencarian, atau banyak? Apakah ada terlalu banyak halaman yang berfokus pada satu interpretasi sempit?

Google berusaha menyediakan beragam informasi dalam format yang sangat membantu untuk jenis penelusuran Anda. Dan seiring berkembangnya website di internet, mereka terus mengembangkan sistem peringakat pada hasil penelusuran Google untuk memberikan hasil yang lebih baik kepada pengguna mesin pencari diinternet.

Exit mobile version