Tips Menghilangkan Kebiasaan Tidur Sambil Gendong Sang Anak


Kebiasaan Tidur Sambil Gendong – Bayi yang memiliki kebiasaan tidur sambil digendong memang cukup merepotkan ya bunda. Pasalnya sang bayi tidak bisa ditinggal dan tidak bisa tidur jika tidak digendong terus.

Dan akhirnya kita tidak bisa melakuakn pekerjaan rumah sama sekali karena harus mengggendong sang bayi terus menerus. Dan meskipun bisa mengurus sang anak sambil melakukan aktivitas tapi tidak akan efektif karena harus multitasking.

Selain itu terkdang sang anak juga tidak bisa tidur meski digendong orang lain, dia hanya ingin digendong sang ibu. Karena itu sang ibu yang mengurus sangat kelelahan karena tidak bisa beristirahat sama sekali padahal pemulihan pasca melahirkan juga perlu anda lakukan.

Nah untuk bunda yang mengalami hal tersebut terlebih lagi ibu muda yang belum terbiasa berikut tips menghilangkan Kebiasaan Tidur Sambil Gendong.

Tips Menghilangkan Kebiasaan Tidur Sambil Gendong

kebiasaan tidur sambil gendong
kebiasaan tidur sambil gendong

Minta Bantuan Keluarga

Mengurus sang bayi sendirian memang merepotkan ya bunda, kita tidak bisa melakukan aktivitas apapun jika sang buah hati sedang rewel. Jadi penting sekali bekerja sama dengan keluarga, jangan menggantungkan tanggung jawab mengurus buah hati hanya pada ibu atau hanya pada baby sister.

Ajak semua keluarga ambil andil, Dengan bergantian menggendong sang anak tidak akan ketergantungan pada ibu saja. Jadi sang ibu bisa beristirahat jika lelah.

Jangan Marah, Bersyukurlah Sang Anak Menempel Anda Terus

Jika bayi menempel pada bunda terus banyak ibu – ibu yang mengeluh karena menggangap sang bayi nakal dan tidak bisa diajak kompromi. Tapi jangan marah ya bunda, karena hal ini malah dapat memicu stress pada diri anda sendiri dan menyalur pada sang anak.

Dari pada marah – marah tidak jelas, tanamkan di otak anda jika hal ini hanya sementara karena sang buah hati masih kecil. Beryukurlah jika sang anak menempel terus ada kita karena kita tidak akan tahu kapan sang anak lepas dari pelukan kita karena sudah dewasa.

Palai Cara Tradisional

Agar bayi terbiasa dengan kita, kita bisa menggunakan cara tradisional yaitu dengan cara menyelimuti sang bayi dengan baju orang yang ingin dikenalkan. Orang jawa percaya jika baju yang belum dicuci di selimutkan pada bayi maka bayi atau anak tersebut akan selalu mengikuti ( ngintil ) pada pemilik baju.

Nah anda bisa menyelimutkan baju sang ayah dan ibu bergantian agar bayi terbiasa dengan bau tubuh orang disekitarnya.

Gunakan Baby Hamock

Jika sang anak meminta gendong terus saat tidur anda bisa menggantikannya dengan menidurkan sang anak di baby hamock. Tidurkan sang anak di dalam baby hamock dan ayun – ayunkan seolah bayi sedang berada ada di gendongan sang ibu.

Namun harus hati – hati ya bunda, jangan meninggalkan bayi sembarangan di ayunan terlebih lagi jika ayunana tidak aman karena beberapa kasus dimana snag bayi menigggal saat berada di ayunan. Jadi penting sekali memilih ayunanan yang nyaman dan aman, anda bisa memilih ayunanan jaman dulu yang terbuat dari rotan sebagai pilihan.

Pakai Gendongan Bayi Yang Nyaman

Penggunaan gendongan bayi yang nyaman wajib hukumnya, mengingat biasanya bayi tidak bisa diturunkan sama sekali dan harus menggendongnya saat bunda sedang beraktivitas. Pilihlan gendongan yang memungkinkan anda bisa bergerak leluasa, perhatikan juga keamanan gendongan jangan sampai memilih gendongan yang merusak tulang atau bentuk tubuh si kecil.

Cek Kesehatan Bayi

Bayi tidak akan menangis tanpa alasan, pasti ada masalah yang di hadapi jika bayi menangis. Seperti tempat tidurnya yang basah terkena ompol, suhu cuaca panas bisa juga sang anak sakit. Kenali apa yang menyebabkan sang anak menangis, jangn lupa mengecek kesehatan bayi jika ditemukan hal tidak wajar pada bayi.

Jangan ragu ya bunda untuk berkonsultasi pada dokter dan sesama ibu – ibu tentang tips merawat anak.

Nah itu tadi tips menghindari Kebiasaan Tidur Sambil Gendong yang bisa anda lakukan, sabar ya bunda meskipun sulit menghilangkan kebiasaan tersebut tapi dengan usaha perlahan – lahan bisa kok.


Saran lainnya