5 Tips Aman Mudik dengan Mobil Pribadi saat Lebaran 2017


Lebaran 2017, Fispol.com – Pada bulan ramadan penuh berkah tahun ini, alat transportasi merupakan kebutuhan penting dalam kegiatan masyarakat khususnya yang merencanakan mudik setiap tahunnya. Sesibuk dan sepadat-padatnya (macet) lalu lintas jalan raya, mudik akan selalu disempatkan untuk dilakukan, dan memang kegiatan tahunan ini sudah menjadi budaya orang Indonesia untuk pulang kampung dan bercengkerama bersama keluarga yang dicintai.

Gambar Ilustrasi Mudik dengan Mobil
Gambar Ilustrasi Mudik dengan Mobil

Cara untuk mudik pun bisa beragam, baik menggunakann transportasi umum atau pribadi, dengan berbagai pilihan antara transportasi darat, udara dan juga laut. Seperti biasanya, bagi yang memilih mudik menggunakan transportasi umum, harusnya perencanaan sudah dilakukan sebelum hari “H” untuk mengantisipasi akan adanya kenaikan harga tiket kendaraan umum seperti kereta api, bus, pesawat terbang dan kapal laut.

Baca juga Takut macet? Mudik bisa naik helikopter !

Faktanya tentu sudah kita pahami bahwa semakin mendekat dengan hari raya maka harga tarif tiket perjalanan pun turut naik dan meninggi dibandingkan dengan tarif tiket di luar hari besar. Oleh sebab itulah sebagian besar msayarakat kita lebih memilih mudik dengan menggunakan transportasi pribadi seperti mobil atau bahkan sepeda motor. Tentu saja alasan utamannya agar bisa menghemat ongkos transportasi.

Berbagai kendala yang bisa saja menjadi penghalang pun bisa saja dialami saat perjalanan mudik. Salah satunya adalah situasi di jalan tak pernah bisa diprediksi. Misalnya saja perjalanan yang biasanya hanya memerlukan waktu 8 jam, bisa lebih lamabat hingga 20 jam bahkan lebih karena semua orang juga melakukan mudik. Oleh karena berbagai alasan tersebut, penting bagi kita untuk memperhatikan banyak aspek dari mobil yang digunakan untuk mudik agar segala sesuatu yang tidak diinginkan tidak terjadi ketika dalam perjalan mudik lebaran ini.

Baiklah, strategi apa yang diperlukan? agar mudik dengan kendaraan pribadi tahun ini bisa berjalan dengan lancar, aman dan selamat di tujuan kita. Dibawah ini ada beberapa hal yang wajib Anda ketahui jika Anda memutuskan untuk mudik dengan berkendaraan mobil pribadi.

(1). Kondisi Kendaraan dan Peralatannya

Pertama dan cukup penting dilakukan sebelum anda berencana mudik dengan kendaraan pribadi adalah memeriksa kondisi kendaraan Anda. Sebaiknya Lakukan pengecekkan mobil ke bengkel (service mobil) terdekat di area anda. Hal ini dianggap penting mengingat bahwa Kondisi kendaraan Anda menjadi faktor terpenting dan paling berpengaruh pada keselamatan Anda dan keluarga jika mudik dengan kendaraan pribadi.

Jangan lupa membawa peralatan darurat yang mungkin nanti akan diperlukan. Peralatan darurat yang dimaksud adalah hal yang paling wajib di bawa ketika mudik. Anda tentu tak ingin mobil Anda mogok di tengah jalan yang sepi dan tak ada pertolongan dari orang lain. Oh ya selain itu peralatan darurat ini tentu berguna juga untuk menjaga kondisi kendaraan tetap lancar.

Ganti oli, Periksa ban, Periksa rem dan Inspeksi Mobil anda

Pastikan telah memeriksa mesin, rem, oli, air bag dan roda. Karena diberbagai banyak kasus mudi yang terjadi bahwa banyak terjadi kecelakaan di jalanan yang disebabkan oleh kondisi kendaraan kurang layak untuk dipakai saat perjalan mudik baik dekat maupun jarak jauh.

Kondisi Kendaraan dan Peralatannya
Perjalan mudik yang aman dengan memeriksa Kondisi Kendaraan

Disarankan untuk mengganti oli serta melakukan inspeksi terhadap mobil dan sebaiknya memang dilakukan sebelum Anda hendak memulai perjalan mudik yang telah direncanakan sebelumnya. Jangan lupa juga untuk mengecek minyak rem, minyak transmisi atau oli persneling, serta oli power steering. Cek jumlahnya, dan jika memang diperlukan silahkan tambah atau ganti. Tentu saja teknisi service mobil akan lebih memahami hal tersebut, jadi silahkan bertanya kepada bengkel mobil kepercayaan anda.

Hal penting lainnya adalah Ban Mobil dimana ban pada kendaraan adalah bagian penting yang menghubungkan langung (kontak fisik) antara jalan dengan mobil yang kita kendarai. Jadi, apapun dilakukan, baik menambah kecepatan atau mengurangi kecepatan, akan bergantung pada kondisi ban mobil anda. Oleh sebab itulah disarankan agar menjaga tekanan udara pada ban tetap sesuai standart yang disarankan, pastikan ban mobil tidak bocor, serta tidak terlalu menipis.

Kemudian adalah rem mobil, adapun cara dalam mendeteksi kondisi rem adalah dengan merasakan apa yang terjadi ketika mobil anda menggunakan rem. Nah bila yang terasa seperti ada hambatan maka berarti kondisi rem sebaiknya diperiksa ke service mobil atau bengkel. Hal seperti ini harus diwaspadai karena terkadang bisa jadi sumber terjadinya rem blong jika tak segera diperbaiki atau diservis.

(2). Kapasitas Mobil

Perhatikan bahwa setiap mobil memiliki standart dan maximal kapasitas tumpangannya. Demi keselamatan dan kenyamanan saat perjalanan mudik lebaran Anda, ada baiknya untuk tidak mengangkut beban berlebihan atau juamlah penumpang kendaraan yang melebih kapasitas dari kendaraan Anda itu sendiri.

Kapasitas Mobil dan Penumpang
Kapasitas Mobil dan Penumpang

Hal yang paling berbahaya adalah, bila terjadi kelebihan beban pada mobil Anda, hal ini berpotensi menyebabkan kegagalan perjalan bahkan bisa berakibat pada keselamatan semua penumpang.

Sekalipun mungkin saja Anda berencana akan membawa banyak tas atau oleh-oleh atau bingkisan untuk dibawa saat perjalan mudik lebaran kali ini, selalu pastikan untuk jangan membuat mobil Anda diisi terlalu penuh atau terlalu padat. Letakkan semua barang-barang di tempat dan posisi yang aman dan jangan sampai meletakkannya di rooftop. Karna dengan Meletakkan barang-barang di rooftop mobil kabarnya bisa menyebabkan mobil akan kesulitan disaat kondisi darurat terjadi.

(3). Persedian makanan, Uang Tunai dan Biaya Tak Terduga

Tidak perlu dijelaskan lagi bahwa macet saat perjalanan mudik itu pasti terjadi disepanjang jalan, kemacetan ini bisa terjadi dimanapun, baik di tol sekalipun, dijalanan raya atau bahkan jalanan kecil yang menjadi arus lalu linstas para pelaku mudik saat lebaran. Oleh sebab inilah pentingnya membawa persediaan makanan dan minuman yang cukup untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan terjadi.

Persedian makanan, Uang Tunai dan Biaya Tak Terduga
Persedian makanan, Uang Tunai dan Biaya Tak Terduga

Dari dalam mobil yang Anda kendarai dan tengah bertempur di area kemacetan yang membuat stress, Penumpang atau bahkan pengemudi berpotensi lapar dan kehausan, bahkan hal ini bisa menyebabkan kehilangan konsentrasi saat menyetir bagi seorang driver tentunya. Untuk itu Hindari mengendarai kendaraan jarak jauh dalam kondisi lapar sebagaimana juga disarankan oleh polisi lalu lintas dan sering dipajang pada banner banner dijalanan,

Baja juga ya Makanan korea yang enak untuk buka puasa

Jika diperlukan dan anda sudah tidak tahan maka makanlah terlebih dahulu sebelum kemudian melanjutkan kembali perjalanan mudik Anda. Mungkin saja tidak perlu makanan aneh-aneh, jadi cukup seadanya saja, bisa makanan ringan seperti buah-buahan, roti, atau snack favorit yang disukai oleh Anda dan keluarga.

Oh ya jangan lupa sediakan uang tunai ya. Karna Membawa uang tunai ini bisa terbilang sangat penting di saat Anda melakukan perjalanan mudik lebaran. Karna seperti kita pahami bahwa selama perjalanan menuju kampung halaman, mungkin tidak akan selalu ada mesin ATM dan tidak semua toko bisa dibayar dengan kartu debit atau kartu kredit, jadi bawalah uang tunai yang cukup dan itu adalah wajib tapi tidak perlu berlebihan juga.

(4). GPS / Peta Navigasi Perjalanan Lebaran

Nah selanjutnya yang juga perlu diperhatikan adalah, khususnya bagi mereka yang tidak menghafal peta perjalanan mudik, atau mungkin nantinya akan berencana untuk mencari jalan-jalan alternatif guna menghindari kemacetan saat lebaran. Disarankan untuk menyiapkan perangkat dan mendukung GPS, aktifkan selalu GPS atau google map di smartphone Anda disepanjang perjalanan.

Peta Navagasi Saat Berkendara Mobil
Peta Navagasi Saat Berkendara Mobil

Jangan lupa juga untuk memastikan kapasitas baterai ponsel Anda mencukupi, bila perlu bawalah power bank (Baterai cadangan) saat anda berangkat mudik dengan jarak jauh.

Sebagai alternatif lainnya disaat hp atau smartphone anda kehilangan fungsi GPSnya, bila Anda memiliki peta, dibawa saja juga untuk antisipasi salah rute perjalanan. Peta ofline juga penting, jangan sampai waktu Anda lama diperjalanan karena tersesat/salah arah atau karena macet total. Dengan adanya Peta atau GPS, Anda bisa berkendara lebih leluasa dan tidak perlu takut akan salah jalan lagi.

(5). Keselamatan adalah Prioritas Utama

Terlepas dari semua hal diatas yang merupakan persiapan-persiapan, yang tujuannya adalah demi satu keinginan yaitu selamat sampai tujuan. Fakta yang terjadi di lapangan akhir-akhir ini adalah bahwa kecelakaan yang terjadi selama masa mudik kebanyakn disebabkan karena kelalaian pengendara. Nah oleh sebab itu, dihimbau untuk menghindari hal yang tidak diinginkan selama perjalanan, jangan mengabaikan keselamatan saat memutuskan akan mudik dengan kendaraan mobil pribadi. Ingat, Bukankah ada pepatah mengatakan “Biar lambat, asal selamat” ?


Saran lainnya